We Are With You

We Are With You
The help of Allah is always near

RELEIVE GAZA'S ORPHANS

RELEIVE GAZA'S ORPHANS
Mari kita bantu saudara kita!

Karyaku

Karyaku
Ya Allah Semoga Bisa Diterbitkan

Followers

Share It

Kisah Dalam Gambar Slideshow: Rama’s trip from القاهرة, مصر to 3 cities جدة, مكة المكرمة and الزقازيق was created by TripAdvisor. See another مصر slideshow. Create your own stunning slideshow with our free photo slideshow maker.

Senin, 20 Mei 2013

Sahabat Punya Cerita

Gambar copas dari fathia-mohaddisa.blogspot.com

Ini kisah lalu, ketika seorang sahabat bercerita
tentang seorang dara yang menyenangkan mata dan
hati kedua orang tuanya. Dan semoga juga untuk
seseorang yang akan menjadi imamnya nanti. Dulu,
kau mengenal sang ksatria seperti langit mengenal
bumi, seperti indahnya pelangi yang menepis sendu
di setiap caci maki mendung yang menutupi senyummu.

Dulu, iya dulu kau mengenal sosok itu seperti
senja yang sudah pasti bertemu malam. Dalam rona
jingganya yang memantulkan rindu, dalam sinarnya
yang memecahkan hening. Begitu dekat tapi tetap
menjaga jarak seolah kau tidak pernah mengenalnya,
dan dia pun tidak pernah mengenalmu. Hanya suara
dan lirikan mata yang menceritakan bahwa dulu kau
dan dia pernah saling menyapa, bahkan mungkin
lebih dari itu. Tentang kisah itu rasanya kaupun lebih tahu.

Karena kau yang mengajari sosok itu untuk menulis
puisi tentang cinta, mengajarinya tentang arti
setia, menyuruhnya menjaga setiap kata yang kau
ucapkan. Ia terluka namun tetap terdiam seolah
tidak pernah terjadi apa-apa, karena yang ia
pahami cinta mengajarinya untuk menerima meski
harus tersakiti. Dengan luapan rindu yang tak kau
lihat sosok itu mengikuti setiap apa yang kau
isyaratkan, karena yang ia tahu cinta itu sangat
sederhana. Menjaga meski harus terluka, berkorban
dan selalu memberi.

Bukankah itu yang kau tuturkan padanya? Sangat
sederhana bukan? Itu yang ia tahu, karena ia
sangat lugu, alur pikirnya pun selalu sederhana,
mengagungkan kejujuran dan menjunjung tinggi arti
setia. Sosok itu tak pernah berpikir bahwa yang ia
lakukan akan menetaskan luka, dan diakhir cerita
sosok itu pun tahu bahwa semua yang kau katakan
hanya sebuah dongeng yang penuh dengan angan-
angan. Seperti saat ini ketika ia bercerita
tentangmu, ia menyimpan harap yang tinggi bahkan
sangat tinggi. Sampai akhirnya ketika ia harus
terjatuh karena perasaannya ia merasakan sakit
yang tak terperi.

Kenapa harus takut dan enggan menyapa? Bahkan kau
berlari menghindarinya, padahal kau tahu yang
terluka bukanlah dirimu, tapi dia yang telah kau
sakiti. Namun dia tetap tersenyum dan menganggap
semuanya adalah pelajaran hidup yang tak akan
pernah ia lupakan. Iya, kau yang telah mengajari
semuanya, mengajari sosok itu untuk bermimpi dan
mengajarinya untuk berharap. Jika kau tundukan
pandanganmu didepannya karena kau tahu itu adalah
jalan yang terbaik untuk seorang muslimah maka
lakukanlah dengan tulus didepan semua laki-laki
yang kau temui.

Ini kisah lalu, ketika seorang sahabat bercerita
tentang seorang dara yang menyenangkan mata dan
hati orang tuanya, dan semoga untuk seseorang yang
akan menjadi imamnya nanti...

Kampung Permai, 20/05/2013


0 komentar

Poskan Komentar